Call Us:+1-888-888-888

Temuan Aneh Seputar Konflik Palestina Israel

Home  /  Umum  /  Temuan Aneh Seputar Konflik Palestina Israel

22.Nov, 2019 Comments Off on Temuan Aneh Seputar Konflik Palestina Israel Umum

Temuan Aneh Seputar Konflik Palestina Israel

Temuan Aneh Seputar Konflik Palestina Israel

Ada 4 keheranan Saya di dalam mencoba mengetahui konflik yang terjadi antara Israel-Palestina:
Faksi Hamas dan Hezbollah di Lebanon selamanya merayakan kemenangan sesudah perang selesai/ genjatan senjata, padahal kerugian besar tersedia pada pihak Palestina, kala kami di Indonesia terasa iba bersama penderitaan rakyat Palestina;

Menurut Duta Besar Palestina di Indonesia Fariz Mehdawi; bahwa: “Di Palestina 50% penduduknya beragama Yahudi dan sisanya beragama Kristen dan Muslim yang berada di daerah Tepi Barat dan Yerusalem,” ujarnya seperti yang dilansir dari pedomannews;

Di barisan tentara militer Israel tersedia 12 ribu warga Arab Muslim. 1120 personel pasukan dari Mesir yang tinggal di Israel kala sisanya Arab Palestina yang tinggal di pemukiman yang dibangun Israel, menurut Kantor Berita ABNA, berimbas di Indonesia para demonstran bentrok bersama anggota Polri yang memelihara ketertiban umum;

Amerika tiap tahun menambahkan bantuan dana cukup besar kepada Palestina yang paling akhir Rp. 1,9 T, kala warga Indonesia yang gegap gempita mengutuk Ameriaka, tidak menambahkan bantuan yang berarti. Malahan dipinggir jalur ramai kotak amal tampungan recehan berlebel Palestina.

Pendapat Gusdur
Menurut Gus Dur menyaksikan persoalan Israel Palestina mesti bersama pandanan jernih. Konflik ini bukan tentang Islam Yahudi, tersedia termasuk warga Palestina yang Kristen.

Maka kala Gus Dur berupaya masuk bersama mendekati Israel adalah usaha untuk menjembatani perdamaian salah satu keduanya.ketika cara permusuhan konsisten diambil, Palestina tidak dapat pernah merdeka.Sekarang kami mampu menyaksikan sepanjang elit dipalestina tidak mampu bersatu antara Hammas dan Fatah sepanjang itu rakat palestina dapat jadi bulan2an Israel.

Tapi kami jangan lupa menurut Gus Dur di Israel pun tidak seluruh rakyatnya menyenangi perang, tersedia termasuk mereka orang2 yg menginginkan termasuk tercipta perdamaian disana,tapi suara mereka kalah kala garis keras israel yg menguasai pemerintahan.

Kita jangan ikut2an seperti PKS dan kelompok wahabinya yg menjadikan Konflik Palestina Israel sebagai proyek pencitraan mereka sendiri.

Ada organisasi dari mereka2 itu yg menjadikan konflik selanjutnya untuk mampu kucuran dari negara2 donor di timur tengah.

Kita sebagai warga Indonesia membantu terciptanya Palestina yang merdeka dan mampu hidup berdampingan bersama israel,tidak barangkali terciptanya perdamaian kalo satu sama lain saling menghilangkan,begitu pernah gus dur mengatakan.

Orang2 yg cuma mampu mengutuk Israel tanpa pernah melacak akar persoalan atau melacak solusi perdamaian,hanya dapat melestarikan perang yang menurut gus dur dapat konsisten “sepanjang umur” kita.

Kita mesti tau kelompok2 Wahabi yang membantu Hammas itu tidak mengetahui bahwa Pasokan senjata Hammas di memberikan Oleh Iran yg notebene adalah Syiah. Sedangkan Syiah di Indonesia di buru di sesatkan oleh2 kelompok2 wahabi ini, jadinya adalah sebuah kelucuan kala mereka membela palestina tapi donatur mereka yg notebene Induk Wahabi. Arab Saudi sama sekali tidak bergeming untuk membantu Perjuangan rakyat palestina.

Yang mesti kami suarakan adalah mendorong terjadinya perdamaian di Palestina dan mendorong agar HAMMAS dan FATAH bersatu bersama menyampingkan kepentingan kelompok mereka, Selama keduanya masih ribut sendiri Palestina cuma dapat konsisten di dalam pusaran konflik dan ingat kami memiliki persoalan di dalam rumah kami sendiri. Ketika kami sibuk mengurus rumah tangga saudara kami rumah kami sendiri tidak keurus,jelas itu salah.

Ada yang mengherankan Amerika setiap tahun membantu dana untuk Palestina, untuk tahun ini membantu sebesar Rp. 1,9 Trilyun. Akan tapi malahan Amerika mendapat sasaran amukan dari para demonstran di Indonesia, kala rakyat Indonesia cuma membantu lewat kotak-kotak amal yang memuat duit recehan.

Pendapat Yusuf Kalla

“Konflik Palestina-Israel Bukan Persoalan Agama”
“Kita ini terlampau terlalu berlebih juga, orang Arab dan Israel itu peluk-pelukan,”

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi peluncuran buku Ahmad Syafii Maarif “Gilad Aztmon, Catatan Kritikal Palestina dan Masa Depan Zionisme”.

Menurutnya, buku selanjutnya menunjukkan bahwa konflik yang terjadi antara Palestina-Israel adalah bukan konflik Agama. Dalam buku itu menunjukkan bahwa konflik Palestina-Israel adalah persoalan kemanusiaan.

“Sebetulnya persoalan Palestina adalah bukan persoalan Agama dan bukan persoalan Islam dan Kristen, melainkan persoalan kemanusiaan dan persoalan kami semua,” katanya.

Lebih lanjut ia menyatakan, publik terlampau terlalu berlebih di dalam menyikapi konflik yang terjadi di Palestina-Israel. “Kita ini terlampau terlalu berlebih juga, orang Arab dan Israel itu peluk-pelukan,” ujarnya.

Dijelaskannya, tersedia yang mengambil untung di dalam konflik berkelanjutan Palestina-Israel. Negara Eropa dapat terlampau untung, kecuali konflik selanjutnya konsisten terjadi, gara-gara harga minyak dapat konsisten meningkat.

“Kalau negara Palestina-Israel damai tentu harga minyak itu turun,” ucapnya.

Untuk diketahui, Gilad Aztmon adalah mantan pasukan tempur Angkatan Udara Israel yang menentang terjadinya pertempuran Palestina-Israel. Gilad adalah bangsa Yahudi yang tidak sepakat bersama pertempuran tersebut…

Duta besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi

“Penganut Agama terbesar di Palestina adalah Yahudi”

“Di Palestina 50% penduduknya beragama Yahudi dan sisanya beragama Kristen dan Muslim yang berada di daerah Tepi Barat dan Yerusalem,” ujarnya seperti yang dilansir dari pedomannews.

Dirinya termasuk mengaku heran bersama banyaknya orang yang berteriak membantu Palestina dan mengutuk Israel tapi mereka tidak mengetahui permasalahannya yang terjadi di Palestina,

Saya bingung dan heran bersama isu dan teriakan “Allahu Akbar” dari orang-orang pada yang terjadi antara Palestina dan Israel padahal mereka tidak mengetahui apa-apa dan tidak tersedia peran sama sekali untuk membantu kami, nol besar,” ungkapnya.

Tanggal 29 November ditetapkan sebagai Hari Internasional Solidaritas pada Palestina pada Sidang Umum PBB 12 Desember 1979.

Tanggal ini dipilih gara-gara pada 29 November 1947 PBB menerapkan resolusi 181 (II) atau yang dikenal bersama nama Partition Resolution.
Resolusi ini menyesuaikan proporsi Palestina jadi dua, negara Yahudi dan negara Arab, bersama Yerusalem sebagai corpus separatum ke dua wilayah.

Namun, cuma satu negara yang lahir dari resolusi ini, yakni Israel. Sementara Palestina masih diragukan kedaulatannya, apalagi oleh PBB sekalipun.

Berikan doa yang terbaik untuk rakyat palestina agar langsung mendapatkan kedamaian mereka. Amin.

Jumlah Tentara Muslim Israel

Menurut Kantor Berita ABNA, Di barisan tentara militer Israel tersedia 12 ribu warga Arab Muslim. 1120 personel pasukan dari Mesir yang tinggal di Israel kala sisanya Arab Palestina yang tinggal di pemukiman yang dibangun Israel.

Studi yang dibikin oleh Pusat Studi Strategi dan Politik “Java” punya Bar Eilan menilai bawha pemuda-pemuda Mesir yang bekerja di militer Israel adalah personel paling loyal dan bersungguh-sungguh. Mereka meraih gaji bulanan sebesar 4000 sampai 4500 Syekel.

Membaca sepintas berita ini barangkali mampu dikatakan, keberadaan ribuan laki-laki Arab yang mempunyai senjata dan menembakkannya kepada saudara-sauara mereka sendiri dari bansga Arab bersama imbalan duit bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab fenomena jadi agen, mata-mata, pengais rizki bersama menjual nasionalisme tersedia di seluruh dunia, dan Arab bukan pengecualian.Namun kecuali dianalisis bersama seksama, mampu disimpulkan bahwa pemuda Arab tidak dapat di terima bekerja di militer Israel kecuali kecuali dia sudah sangat percaya eksistensi Israel sebagai hakikat yang tidak barangkali digoyahkan.

Kesepakatan Camp David yang diteken antara Mesir dan Israel, termasuk kesepakatan Wadi Arabah antara Jordania dan Israel ikut berperan di dalam memperkokoh keyakinan itu.

Keyakinan itu makin lama kuat sesudah lebih dari satu orang Palestina sendiri terlibat di dalam kesepakatan Oslo dan jalankan kerjasama bersama Israel.

Pemuda-pemuda Arab merasakan mesti untuk melanjutkan bekerja di militer Israel sebagai bentuk kelanjutan kerjasama koordinasi keamanan yang sudah diteken oleh Otoritas Palestina dan Israel.

Pemuda Arab yang sepakat mempunyai senjata Israel jadi pasukannya tidak ragu-ragu jalankan tindakan kotor yang orang yahudi sendiri segan melakukannya. Mereka tidak dapat ragu-ragu menembaki anak bangsa sendiri dan menangkapnya.

Dukungan PKS untuk HAMAS

Sebanyak 300 relawan dari unsur kepanduan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah menunjukkan kesiapannya untuk diberangkatkan ke Jalur Gaza, Palestina, untuk melawan pasukan Israel.

Kesiapan selanjutnya dinyatakan ratusan relawan seusai menggelar apel siaga di sekitar bundaran bekas air mancur di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu.

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga DPW PKS Jateng Amir Darmanto menyatakan bahwa ratusan relawan yang menamakan Relawan Indonesia untuk Gaza ini siap diberangkatkan untuk membantu masyarakat dan pejuang Palestina.

“Para relawan yang sudah meraih izin dari keluarga masing-masing ini sudah ditempa secara fisik dan mental di dalam berbagai medan serta memiliki keterampilan bela diri,” katanya.

Menurut dia, ratusan relawan yang siap membantu langsung rakyat Palestina itu mempunyai berbagai keahlian yang barangkali diperlukan sepanjang di Jalur Gaza.

“Keahlian selanjutnya di antaranya adalah tenaga medis, pakar bangunan, pakar mesin, juru dakwah, juru masak, dan sopir,” katanya.

Dalam peluang tersebut, Amir mendesak pemerintah Indonesia berperan aktif membantu masyarakat Palestina yang dijajah oleh Israel.

“Peran aktif selanjutnya jangan cuma retoris belaka, tapi bersama terjun langsung membantu rakyat Palestina di medan perang seperti yang sudah dilaksanakan pemerintah Mesir dan Turki,” ujarnya.

Artikel Lainnya : biodata blackpink

Amir termasuk berharap pemerintah agar memfasilitasi para relawan yang bersedia membantu rakyat palestina secara langsung.

Meskipun belum mengetahui kepastian berangkat ke Jalur Gaza, Amir sudah berharap ratusan relawan selamanya siap siaga untuk dikirim ke medan perang.

Usai menggelar apel siaga, lebih dari satu relawan muncul menginjak-injak bendera Israel dan lantas membakarnya.

Baca Juga :


Comments are closed.