Call Us:+1-888-888-888

Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru

Home  /  Umum  /  Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru

22.Nov, 2019 Comments Off on Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru Umum

Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru

Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru

Terus terang aku sedih termasuk memandang ada teman-teman guru yang memalsukan dokumen portofolionya. Hal yang paling sedih adalah apabila ada kawan yang minta dibikinkan sertifikat seminar atau minta sertifikat seminar secara terang-terangan kepada aku padahal mereka tak ikut seminar. Ada termasuk yang ikut seminar tapi cuma senang sertifikatnya saja supaya ilmu yang didapatkan setelah seminar menguap entah kemana.

Padahal begitu banyak ilmu bertebaran di dalam kegiatan seminar. Melihat kenyatan ini aku sungguh sedih. Haruskah kejujuran guru di dalam sertifikasi guru tergadaikan cuma untuk beroleh penghargaan sebagai guru profesional?

Bukankah lebih baik, apabila teman-teman guru aktif dan rajin menulis. Menulis karya ilmiah dari hasil penelitiannya yang bersifat penelitian tindakan kelas. (PTK). Bukankah PTK itu mudah? karena PTK ditunaikan dari keseharian guru mengajar. Tak ada hal lain yang ditunaikan tidak cuman mengajar sambil melakukan PTK. Melalui PTK para guru sanggup melakukan perbaikan kinerjanya sebagi guru.

PTK di awali dari sebuah Rencana Program Pembelajaran (RPP). Lalu melakukan Tindakan-tindakan perbaikan, Kemudian amati prosesnya dan melakukan refeksi bersama dengan bersama dengan kawan sejawat.

Kalau guru jujur di dalam melakukan penelitian, aku yakin teman-teman guru akan punya sejumlah karya ilmiah yang diakui oleh kepala sekolah dan kawan sejawat. Ketika PTK anda berhasil, maka akan ada kepuasan tersendiri. Melalui PTK anda akan mengoreksi pembelajaran anda sendiri.

Kejujuran di dalam sertifikasi guru harus jadi panglima kita. Guru harus memberi tambahan teladan bersama dengan ikuti sertifikasi guru secara jujur. Jangan cantumkan portofolio orang lain di dalam laporan sertifikasi kita. Biarlah kami melakukan sertifikasi guru ini bersama dengan penuh kejujuran.

Kalau guru saja tidak jujur, bagaimana nanti para peserta didiknya? Berbuatah jujur di dalam menghimpun data sertifikasi guru. Jangan cantumkan hal-hal yang tidak anda kerjakan. lebih baik tidak lulus di dalam sertifikasi guru daripada lulus tapi menjajakan kejujuran anda sebagai guru. Renungkanlah ini baik-baik!

Baca Juga :


Comments are closed.