Call Us:+1-888-888-888

Inilah Dongeng yang Sesuai Usia Anak

Home  /  Pendidikan  /  Inilah Dongeng yang Sesuai Usia Anak

10.Oct, 2019 Comments Off on Inilah Dongeng yang Sesuai Usia Anak Pendidikan

Inilah Dongeng yang Sesuai Usia Anak

Inilah Dongeng yang Sesuai Usia Anak

Setiap anak berkembang cocok dengan usianya. Pada umur tertentu anak mempunyai tugas pertumbuhan yang berbeda. Hal tersebut diprovokasi perkembangan otak, daya tangkap anak, dan kinestesis anak. Maka, jenis dongeng bisa dipilihkan cocok dengan umur anak.

Nah, supaya Anda tidak salah memberikan kisah pada anak, inilah ini ialah jenis dongeng yang cocok dengan umur anak.

Usia 0-2 tahun

Pada umur ini, benak anak mulai tumbuh. Anak masih susah untuk menginginkan hal yang belum pernah diketahui sebelumnya. Kosakata yang dipunyai anak pun masih paling terbatas. Oleh sebab itu, imajinasinya pun belum maksimal.

Saat anak kita berusia 0-2 tahun, lebih baik bercerita dengan pertolongan gambar atau benda nyata. Dengan demikian, anak memiliki cerminan hal yang diceritakan.

Contohnya ialah Anda bercerita mengenai kancil dan buaya sambil mengindikasikan gambarnya. Media bercerita tersebut pun untuk mengenalkan hal-hal baru yang belum diketahui anak.

Usia 2-4 tahun

Usia 2-4 tahun adalahtahap perkembangan benak yang sangat baik. Pada umur ini, anak telah mulai berimajinasi. Dia juga mulai gemar menyaksikan film-film kartun atau animasi yang sarat daya imasjinasi.

Jenis dongeng fabel sangat sesuai untuk anak umur 2-4 tahun. Kisah hewan yang dapat berkata seperti insan akan menarik untuk anak. Misalnya, kisah persahabatan kerbau dengan sapi, harimau penguasa hutan, dan sebagainya.

Di samping itu, hal-hal yang mempunyai sifat fantasi pun sangat menarik untuk anak. Rasa hendak tahu yang besar menciptakan anak tidak jarang kali penasaran dengan hal-hal tersebut. Misalnya, kisah tomat yang hebat, anak ayam yang manja, dan anak badung yang bersesat di hutan dapat unik perhatian anak.

Rasa hendak tahu yang besar pada umur ini bisa dijadikan kekuatan guna menghadirkan tokoh-tokoh dengan karakter unik. Anda pun dapat mengupayakan bercerita horor untuk menyusun sikap berani dan mandiri untuk Anak. Jika hendak bercerita horor, ingatlah guna mengemasnya dengan baik dan tidak boleh membohongi anak.

Usia 4-7 tahun

Pada periode ini, anak masih menyenangi cerita-cerita dongeng dan angan-angan lainnya. Akan tetapi, yang diserap tidak melulu daya imajinasi. Anak mulai menggali nilai-nilai dalam dongeng tersebut.

Pada dasarnya di umur ini anak memerlukan sosok yang menjadi panutan. Oleh karena tersebut jenis dongeng kepahlawanan yang lucu paling dinikmati oleh anak. Misalnya jenis kisah perjalanan ke bulan, robot yang pintar, atau cerita-cerita yang mengindikasikan tokoh superhero lainnya.

Usia 7-12 tahun

Usia 7-12 tahun adalahtahapan anak menyenangi hal-hal yang rasional. Cerita-cerita sejarah dan petualangan sangat unik baginya. Untuk Anda yang beragama Islam, kisah para nabi bisa dijadikan pilihan.

Anak mulai beranggapan hal-hal yang logis pada umur ini. Anak sudah dapat menghubungkan sebab dampak suatu kejadian. Oleh sebab itu, petualangan atau cerita perjuangan yang rasional lumayan dinikmati oleh anak.

Berbeda dengan umur sebelumnya yang menyenangi hal-hal fantasi, di umur ini anak malah mempertanyakan hal-hal angan-angan tersebut.

Di samping jenis dongeng, usia pun menilai durasi bercerita. Makin meningkat usia anak, makin kerasan pula dengan kisah berdurasi lama. Hal itu menurut durasi fokus anak pada umur tertentu.

Sumber : http://willbenton.com/feeder/?FeederAction=clicked&feed=fv%2b&seed=http%3A//www.pelajaran.co.id&seed_title=This%2byear&%238217%3Bs%2bgoals%2bat%2bthe%2bmidpoint


Comments are closed.