Call Us:+1-888-888-888

Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

Home  /  Pendidikan  /  Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

18.Sep, 2019 Comments Off on Pantaskah Kita Berkeluh Kesah Pendidikan

Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

Pantaskah Kita Berkeluh Kesah

Bagi yang memiliki akun sosmed aktif, pastinya seringkali menuliskan apa yang ada di pikirannya, bahkan mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya. Otomatis orang-orang akan mengetahui apa yang dia pikirkan atau apa yang dia rasakan. Hanya saja, sangat disayangkan banyak dari pengguna sosmed (khususnya kalangan muda-mudi) yang isi statusnya mengenai masalah yang sedang dia hadapi, entah itu tentang perasaan, cinta, teman, keluarga, atau yang lainnya.

Padahal status dan cuitan di sosmed itu mencerminkan sifat seseorang. Jika seseorang itu sedikit-sedikit punya masalah update status: sedang galau update status, sedang sedih update status, pokoknya apa yang dilakukan dan rasakan langsung ditulis jadi status, seakan sosmed itu adalah obat dari segala keluh kesah dan galau. Sifat seperti inilah yang mencerminkan seseorang memiliki sifat tidak tegar atau kurang tabah dalam menjalani hidup. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt. dalam Al-Quranul Karim. “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (QS Al Ma’arij [70] : 19).

Padahal lebih baik membuat status yang mengispirasi atau bermanfaat untuk orang banyak, dengan itu kita secara tidak langsung telah menjadi inspirasi bagi mereka,.juga buat diri kita sendiri. Ya, walaupun memang berkeluh kesah adalah hal yang manusiawi dalam ayat di atas, karena Allah telah Menjadikan sifat manusia yang selalu berkeluh kesah. Namun, tidak seharusnya kita mempromosikan keluh kesah kita untuk dilihat setiap orang, seakan cerminan bahwa kita ingin dikasihani oleh orang banyak dan mereka merasa iba atau kasihan terhadap kita.

Allah, yang hanya kepada-Nya-lah kembalinya segala urusan, maka kita serahkan saja kepada Allah, menulis keluh kesah itu tidak akan menyelesaikan segala urusan, Allah-lah yang dapat Membantu kita dikala sedang berkeluh kesah. Maka sudah sepatutnya kita berkeluh kesah hanya kepada Allah Swt yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Hanya dengan Allah-lah segala keluh kesah kita akan hilang. Kita contoh Nabi Ya’qub yang hanya berkeluh kesah kepada Allah saja.

“Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya.”(QS Yusuf [12] : 86). Rasulullah Saw. bersabda : “Tiga hal yang merupakan pundi-pundi kebaikan : Merahasiakan derita, merahasiakan musibah, dan merahasiakan sedekah”. (HR Baihaqi).

Sumber : https://filehippo.co.id/


Comments are closed.