Call Us:+1-888-888-888

Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

Home  /  Pendidikan  /  Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

10.Sep, 2019 Comments Off on Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung Pendidikan

Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

Peringati Bulan Bahasa Ibu, Smansa Adakan Mieling Poe Basa Indung

Februari merupakan bulan Bahasa Ibu Internasional. Sekolah pun memperingati dengan berbagai

kegiatan. Salah satunya, SMAN 1 Kota Bogor atau dikenal Smansa.

Smansa menggelar berbagai lomba dalam kegiatan Mieling Poe Basa Indung tersebut. Ketua panitia, Januar Prayitno mengatakan, kegiatan ini harus dilakukan tiap sekolah sebagai instruksi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat. Hari Bahasa Ibu Internasional, merupakan kali pertama digelar di tiap sekolah, termasuk Smansa.

Selain lomba, semua warga sekolah juga mengenakan pakaian adat Sunda. Lomba melibatkan

anak-anak sebagai peserta. Dilakukan penilaian oleh para guru. Tiap kelas juga mengirimkan peserta untuk lomba peragaan busana dengan berpasangan.

“Kekompakan, pakaian yang mereka pakai, khas Jawa Barat dan kesopanannya,” ucapnya. Ada juga lomba baca puisi, yang diikuti perwakilan tiap kelas.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kota Bogor, Bambang Aryan mengaku senang, apalagi kegiatan

tersebut pertama kalinya. Menurut Bambang, budaya lokal zaman sekarang hampir punah di kalangan generasi penerus. Karena pengaruh budaya luar.

Bambang pun berharap, penanaman budaya lokal seperti itu harus benar-benar dilakukan secara rutin. Apalagi, peserta didiknya banyak mengambil pendidikan keluar kota.

“Alumni SMAN 1 banyak tersebar di mana-mana, dari sabang sampai Merauke, hingga luar negeri, mereka harus kental dengan budaya Sunda,” tambah Bambang.

Di manapun mereka melanjutkan pendidikan nantinya, budaya Sunda terus dibawa dan dilestarikan. “Kalau bukan generasi muda, budaya Sunda nantinya akan hilang,” pungkasnya. (mer/c)

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/


Comments are closed.