Call Us:+1-888-888-888

Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

Home  /  Pendidikan  /  Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

18.Aug, 2019 Comments Off on Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax Pendidikan

Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

Pemuda Indonesia Deklarasi Jaga Pancasila dan Tangkal Hoax

Pemuda mempunyai peran besar dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia. Peran pemuda sangat dibutuhkan untuk menopang keberlanjutan perjalanan bangsa. Oleh karena itu, para pemuda senantiasa menjaga Pancasila dari berbagai infiltras ideologi asing dan juga menangkal hoax.

Hal tersebut merupakan kesimpulan dari sarasehan dan deklarasi “Pemuda Indonesia Membangun

Bangsa” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) di Grand Cemara Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11).

Pembicara dalam acara tersebut adalah Ketua Presidium PP PMKRI, Juventus Prima Yoris Kago, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Robaytullah Kusuma Jaya dan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Najih Prastiyo. Hadir juga sebagai keynote speaker Kasubdit Keamanan Khusus Baintelkam Polri, Rato Kuncoro.

“Pemuda merupakan satu kekuatan penting yang menopang keberlanjutan perjalanan negara-

bangsa Indonesia. Beragam persoalan yang menggerogoti kehidupan negara-bangsa Indonesia hari-hari ini tetap membutuhkan peran serta pemuda Indonesia dalam menyikapinya,” ujar Juventus.

Juventus menyebutkan dua tantangan yang dihadapi bangsa ini saat ini adalah infiltrasi ideologi asing dan maraknya hoax yang bisa memecah belah bangsa dan menghancurkan keutuhan NKRI. Menghadapi ideologi asing, lanjutnya, mau tidak mau pemuda harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pola laku dan pola sikap.

“Jadi kesadaran itu harus ditumbuhkembangkan, tidak sebatas jadi hafalan semata. Selain itu,

harus kembali merevitalisasi nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat, salah satunya adalah gotong royong dan tenggang rasa,” katanya.

Untuk menangkal hoax, kata Juventus, pemuda harus fokus membangun budaya literasi. Pasalnya, hanya dengan gerakan literasi dapat membangun kesadaran generasi muda untuk bisa membedakan dan menyaring mana hoax dan mana yang bukan hoax.

Hoax telah menjadi musuh bangsa karena sudah masuk dalam sendi-sendi kehidupan. Karena itu, perlu gerakan bersama untuk melakukan literasi. Pemuda Indonesia perlu mengonsolidasikan kekuatannya bagi pembangunan bangsa dan membendung segala bentuk gerakan dan aksi yang kontraproduktif dengan wacana kebangsaan Indonesia,” ujarnya.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/


Comments are closed.