Call Us:+1-888-888-888

Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

Home  /  Pendidikan  /  Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

9.Jul, 2019 Comments Off on Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam Pendidikan

Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

Jalur Kuliah di Kampus Swasta, Ketentuan Seleksi Masuk Beragam

Calon mahasiswa baru punya banyak peluang untuk mengenyam pendidikan. Ada perguruan tinggi negeri. Banyak pula perguruan tinggi swasta berkualitas. Khusus kampus swasta, jadwal hingga ketentuan seleksi berbeda-beda. Calon mahasiswa baru (camaba) diimbau mempersiapkan diri untuk menembus kampus impiannya.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Abdul Aziz Alimul Hidayat. Bagi camaba yang ingin masuk UM, mulai Senin (3/7), pendaftaran gelombang III sudah dibuka. Menurut Aziz, ada dua jalur utama yang bisa ditempuh. Yakni, jalur tes online dan jalur paper based test.

Aziz menerangkan bahwa tes online diperuntukkan pendaftar jurusan non-kedokteran. ”Setelah tes, hasilnya bisa langsung muncul. Karena kita sudah tetapkan standar nilai,” terangnya. Masing-masing fakultas memiliki standar nilai yang berbeda.

Penasihat pendidikan Muhammadiyah itu menyatakan, penerimaan maba akan berlangsung hingga 30 Agustus. Jalur paper based test ditujukan untuk pendaftar jurusan kedokteran. Tahap seleksi tersebut meliputi beberapa rangkaian tes. ”Ada tes tulis, psikotes, dan tes kesehatan,” ujar pimpinan bidang akademik, kerja sama, kemahasiswaan, dan alumni itu.

Selain itu, masih ada sesi wawancara. Pada tahap tersebut, camaba harus menetapkan jumlah sumbangan dana untuk institusi. Sumbangan itu tidak berlaku bagi jurusan non-kedokteran. ”Sumbangan ini sifatnya sukarela. Kalau biaya pendidikan, pakai sistem UKT (uang kuliah tunggal),” ungkapnya.

Sementara itu, penerimaan maba Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag) memasuki gelombang IV. Humas Untag Vika Wisnu mengatakan bahwa penerimaan maba berlangsung sepanjang tahun. ”Per tiga bulan. Saat ini memasuki gelombang keempat,” tuturnya.

Di Untag, menurut Vika, ada dua jalur masuk. Yakni jalur tes dan nontes. Persyaratan mengikuti tes tersebut disesuaikan dengan nilai ujian nasional.

Seleksinya menggunakan tes potensi akademik (TPA). Hal itu berlaku untuk semua jurusan. Ada tambahan tes buta warna untuk teknik arsitektur, industri, informatika, dan teknik mesin. Pelaksanaan tes bergantung pada kebijakan jurusan.

Menurut data peminat per 22 Juni 2017, ada tiga jurusan favorit di Untag. Yakni, teknik

informatika, ekonomi bisnis, dan komunikasi. Hal tersebut terlihat dari jumlah peminat dan persaingan dalam memperebutkan kursi. ”Di ekonomi bisnis, jumlah pendaftar 601 orang. Padahal, daya tampung hanya seratus kursi,” beber lulusan S-2 Ilmu Komunikasi FISIP Unair itu.

Sementara itu, pada jurusan teknik informatika, persaingannya lebih dari 1:2. Di antara sekitar 600 pendaftar, hanya ada 250 yang lolos di gelombang sebelumnya. ”Persaingan yang ketat masih berkutat di tiga jurusan itu,” imbuhnya.

Seleksi penerimaan maba masih berlangsung di Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) Surabaya.

Kepala Humas dan Marketing Unusa Mohammad Ghofirin menuturkan, ada perbedaan seleksi untuk jurusan tertentu. Salah satunya kedokteran. Peserta yang mendaftar di jurusan tersebut wajib mengikuti tes wawancara, tes potensi akademik, dan kesehatan.

Sementara itu, jurusan lain menetapkan kebijakan berbeda. Di jurusan keperawatan dan

kesehatan, misalnya. Untuk bisa masuk, peserta harus melalui tes kesehatan dan wawancara. Tanpa tes potensi akademik. Seleksi pada jurusan di luar pendidikan dokter, keperawatan, dan kesehatan hanya menggunakan tes wawancara dan administrasi.

Tahun ini Unusa menerima 1.180 maba. Ada 16 jurusan yang disediakan. Mulai kesehatan, prodi umum, hingga pendidikan guru. Saat ini sekitar 500 orang telah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi. Masih ada kuota sekitar 600 kursi yang belum terpenuhi. ”Biasanya, setelah pengumuman SBM PTN baru ramai pendaftar,” ungkapnya.

Meski demikian, Unusa tak hanya menunggu pendaftar. Mereka aktif bergerak ke daerah-daerah untuk mengenalkan kampusnya. Selain itu, kampus menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa dengan ketentuan khusus.

 

Sumber :

http://groupspaces.com/Education30/pages/geography


Comments are closed.