Call Us:+1-888-888-888

ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

Home  /  Pendidikan  /  ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

17.Jun, 2019 Comments Off on ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi Pendidikan

ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

ASI Eksklusif Kurangi Regurgitasi

BANDUNG-  Berdasarkan riset yang dilakukan di sejumlah negara termasuk di Indonesia

menunjukkan sebanyak 77 persen bayi berusia dibawah 3 bulan mengalami regurgitasi (gumoh) sekali dalam sehari. Demikian dikemukakan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Badriul Hegar Syarif.
“Puncak gumoh terjadi pada usia 4 bulan dan mencapai 81%, ini perlu diwaspadai para ibu jika akanya gumoh,” ujar Badriul, dalam jumpa pers Kongres Perhimpunan Gastroenterologi, Hepatologi, dan Nutrisi Anak Indonesia yang digelar PT Nutricia Indonesia, Kamis (03/05) sore kemarin.

Menurut Badriul, guna meminimalisir frekwensi gumoh pada bayi, perlunya pemberian ASI eksklusif

pada mereka hingga beberapa bulan dan waktu yang tepat untuk melepasnya.
“Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif tidak mengalami gumoh sebanyak bayi yang minum susu formula,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Profesor Pediatrik di Vrije Universiteit Brussel, Yvan Vandenplas mengatakan

, bayi dengan kondisi regurgitasi berlanjut dapat mengalami kondisi sulit menelan (dysphagia).
“Regurgitasi dapat menimbulkan rasa sakit paa bayi karena adanya iritasi asam lambung dari perut ke tenggorokan,” katanya.
Yvan mengatakan, untuk mengatasi regurgitasi bagi bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif perlunya memberikan susu formula yang ditambah dengan tepung beras atau membeli susu formula dengan suplemen anti regurgitasi.

Comments are closed.