Call Us:+1-888-888-888

Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

Home  /  Pendidikan  /  Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

20.Feb, 2019 Comments Off on Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik Pendidikan

Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

Partisipasi dalam Perumusan Kebijakan Publik

Untuk turut serta berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik, maka kegiatan yang dapat dilakukan siswa dalam proses pembelajaran ini dapat dilakukan dengan melalui kegiatan Praktik Belajar Kewarganegaraan Berbasis Portofolio Untuk melaksanakan kegiatan praktek belajar kewarganegraan yang berbasis portofolio, ikuti langkah-langkah sebagai berikut :

a. Perumusan Masalah

Untuk merumuskan masalah langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

  • Bentuk kelompok kecil dalam kelas dengan jumlah anggota antara 3 sampai 4 orang
  • Setiap kelompok mendiskusikan permasalahan apasaja yang termasuk katagori kebijakan publik di wilayah kabupaten atau kecamatan anda
  • Kemudian inventarisir atau kumpulkan semua permasalahan tersebut, dan tuliskan di papan tulis.
  • Setelah itu setiap anggota kelas memilih salah satu permasalahan tersebut dengan cara memberi tanda pagar ( I )
  • Kemudian jumlahkan perolehan suara dari masing-masing permasalahan tersebut.
  • Apabila jumlah suara yang diperoleh oleh ranking pertama belum mencapai jumlah 50% plus 1, maka selanjutnya diadakan pemilihan tahap 2 untuk mendapatkan satu masalah kelas
  • Setelah didapat 1 masalah kebijakan publik (menjadi masalah kelas),

b. Menentukan Sumber Informasi

Setelah didapat masalah kelas, selanjutnya tentukan sumber informasi dari masalah yang telah dipilih tersebut, untuk selanjutnya kelas dibagi lagi ke dalam kelompokkelompok sesuai dengan jumlah sumber informasi tersebut. Jadi bila sumber informasi tersebut ada 6, maka kelas dibagi menjadi 6 kelompok.

c. Mencari Informasi

Setiap kelompok mengumpulkan data sesuai dengan tugas masing-masing, setelah data diperoleh digabung dengan data yang didapat oleh kelompok lain.

d. Diskusi Hasil Data Lapangan

Setelah setiap kelompok mendapat data dari sumber informasi selanjutnya untuk kepentingan klarifi kasi data tersebut, diadakan diskusi kelas guru membahas temuantemuan informasi dari lapangan

e. Pembentukan Kelompok Portofolio

Selanjutnya kelas kembali dipecah ke dalam 4 kelompok, yaitu:
Kelompok 1 (satu) mendiskusikan dan melaporkan tentang permasalahan dan latar belakang masalah yang berkaitan dengan kebijakan publik yang ditentukan oleh kelas;

Kelompok II (dua)
merumuskan dan menentukan berbagai alternatif pemecahan masalah;

Kelompok III (tiga)
menganalisis dan memilih salah satu alternatif dari sejumlah alternatif yang telah dirumuskan kelompok II;

Kelompok IV (empat)
merumuskan rencana tindakan, bpupki dalam bagaimana langkah-langkah nyata tindakan yang akan diambil untuk memecahkan masalah kebijakan publik tersebut, termasuk dampak positif dan negatifnya bagi pemerintah dan masyarakat.

f. Pelaksanaan Show Case Setelah semuanya tersusun, baru kemudian ditentukan waktu pelaksanaan show case atau penyajian data dan permasalahan yang diteliti.

Untuk itu perlu dipersiapkan hal-hal sebagai berikut:

  • Panel atau papan atau kertas karton manila yang berisi data-data sesuai dengan kajian kelompok (ada 4 panel sesuai dengan jumlah kelompok)
  • Tempat atau ruangan untuk pertunjukkan (bisa di kelas aula atau di halaman sekolah)
  • Juri (kalau bisa dari unsur luar sekolah, terutama yang berkaitan dengan masalah kebijakan publik yang telah ditentukan kelas)
  • Moderator (bisa diambil dari guru Kewarganegaraan yang ada di sekolah tersebut, bisa 1, 2 atau 3 guru sekaligus)
  • Setting tempat untuk penyajian, Dewan Juri mengumpulkan nilai yang diperoleh kelompok.

Comments are closed.