Call Us:+1-888-888-888

Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

Home  /  Pendidikan  /  Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

19.Feb, 2019 Comments Off on Pengertian Anatomi Dan Fisiologi Pendidikan

Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

Pengertian Anatomi Dan Fisiologi

PENGERTIAN ANATOMI DAN FISIOLOGI

Berasal dari bahasa latin, yaitu:
• Anatomi
1. Ana =bagian, memisahkan
2. Tomi (tomie) = Tomneinei = iris, potong
• Fisiologi
1. Fisis (Phisys) = alam atau cara kerja
2. Logos (logi) = ilmu pengetahuan
Anatomi dan fisiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang susunan atau potongan tubuh dan bagaimana alat tubuh itu bekerja.

SIKAP ANATOMI

Suatu keadaan dimana tubuh berdiri tegak dengan posisi:
1. Tungkai (lengan dan kaki) lurus ke bawah dengan telapak tangan mengadap ke depan
2. Jari-jari tangan lurus terbuka
3. Kepala tegak menghadap ke depan

Istilah Letak/ Sikap Anatomi
• Superior = Bagian atas
• Inferior = Bagian bawah
• Anterior = Bagian depan
• Posterior = Bagian belakang
• Internal = Bagian dalam
• External = Bagian luar
• Dekstra = Bagian kanan
• Sinistra = Bagian kiri
• Lateral = Bagian samping
• Medial = Bagian tengah
• Sentral = Bagian pusat
• Perifer = Bagian tepi
• Profunda = Dalam
• Superfisial = Dangkal
• Asendens = Bagian yang naik
• Desendens = Bagian yang turun
• Kranial = Bagian kepala
• Kaudal = Bagian ekor
• Ventral = Bagian depan ruas tulang belakang
• Dorsal = Bagian belakang ruas tulang belakang
• Pariental = Selaput bagian dalam
• Viseral = Selaput bagian luar
• Tranversal = Melintang
• Longitudinal = Membujur

Arah-arah Gerakan
• Fleksio = Membengkokkan/ melipat sendi
• Ekstensio = Meluruskan kembali sendi
• Abduksio = Gerakan menjauhi badan
• Abduksi = Gerakan mendekati badan
• Rotasio = Gerakan memutar sendi
• Sirkumduksio = Gerakan sirkular atau pergerakan gabungan fleksi, ekstensio, abduksio dan adduksio

Istilah Lain
• Proksimal = Mendekati batang tubuh
• Distal = Menjauhi batang tubuh
• Palmar = Ke arah palmaris manus (anggota gerak atas)
• Plantar = ke arah plantar pedis (anggota gerak bawah)
• Ulnar = Ke arah ulna (tulang hasta)
• Radial = Ke arah radius (tulang pengumpil)
• Tibial = Ke arah tibia (tulang kering)
• Fibular = Ke arah fibula (tulang betis)

CAIRAN TUBUH

Pengertian
Air beserta unsur-unsur di dalamnya yang diperlukan untuk kesehatan sel disebut cairan tubuh (60% dari berat badan), cairan ini sebagian berada di luar sel (ekstra selular) dan sebagian lagi di dalam sel (intra selular).
Cairan tubuh terdiri dari:
1. Cairan ekstra sel : 20%
1. Cairan interstisial = 15%
Merupakan medium di tengah-tengah sel hidup, sel menerima garam, makanan serta oksigen dan melepaskan semua hasil buangannya ke dalam caira itu juga.
2. Plasma darah = 5%
Merupakan sistem transport yang melayani semua sel melalui medium cairan ekstraselular
2. Cairan intra sel : 60%
Mengandung elektrolit, kalium, fosfat dan bahan makanan seperti glukosa dan asam amino.
Kerja enzim dalam sel adalah konstan memecahkan dan membangun kembali sebagaimana dalam semua metabolisme untuk mempertahanklan keseimbangan cairan.

Pertukaran Cairan dalam Jaringan

Cairan dalam plasma berada di bawah tekanan hidrostatik lebih besar daripada tekanan interstisial. Oleh karena itu cairan cairan itu cendrung untuk keluar dari pembuluh kapiler, akan tetapi di dalam plasm ada protein, sedangkan cairan interstisial mengandung sedikit protein. Protein plasma ini mengeluarkan tekanan osmotik yang berusaha mengisap cairan masuk pembuluh kapiler.
Pada ujung kapiler arteri, tekanan hidrostatik lebih besar dari tekanan osmotik, maka imbangan kekuatan kekuatan mendorong cairan masuk jaringan. Sedangkan pada ujung kapiler vena tekanan hidrostatik kurang, tekanan osmotik mengatasinya dan menarik kembali masuk kapiler. Secara normal cairan yang meninggalkan kapiler lebih banyak daripada caira yang kembali masuk ke dalamnya, kelebihan ini disalurkan melalui limfe (getah bening).
Pertukaran antara cairan intra seluler dan ekstra selular juga tergantung pada tekanan osmotik, akan tetapi membran sel mempunyai permiabilitas selektif dan dilalui oleh beberapa bahan seperti oksigen, karbondioksida, dan ureum secara bebas, dan juga memompakan bahan lain masuk atau keluar untuk mempertahankan perbedaan konsentrasi dalam cairan intra selular dan ekstra selular, misalnya kalium dikonsentrasikan dalam intra selular sedangkan natrium dipompakan keluar.

SISTEM MUSKULOSKELETAL

A. ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN-ORGAN DALAM SISTEM
MUSCULOSKELETAL
Muskuloskeletal terdiri atas :
 Mu sk u l e r /Ot o t
: Otot, tendon,dan ligamen
 Sk e l e t al /R a n gk a
: Tulang dan sendi
1. Muskuler/Otot
1.1 Otot
Semua sel-sel otot mempunyai kekhususan yaitu untuk berkontraksi. Terdapat lebih dari 600 buah otot pada tubuh manusia. Sebagian besar otot-otot tersebut dilekatkan pada tulang-tulang kerangka tubuh oleh tendon, dan sebagian kecil ada yang melekat di bawah permukaan kulit.
Fungsi sistem muskuler/otot:
Pergerakan. Otot menghasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebut
melekat dan bergerak dalam bagian organ internal tubuh.
Penopang tubuh dan mempertahankan postur. Otot menopang rangka dan
mempertahankan tubuh saat berada dalam posisi berdiri atau saat duduk
terhadap gaya gravitasi.
Produksi panas. Kontraksi otot-otot secara metabolis menghasilkan panas
untuk mepertahankan suhu tubuh normal.
Ciri-ciri sistem muskuler/otot:
 Kontrakstilitas. Serabut otot berkontraksi dan menegang, yang dapat atau tidak
melibatkan pemendekan otot.
 Eksitabilitas. Serabut otot akan merespons dengan kuat jika distimulasi oleh
impuls saraf.
 Ekstensibilitas. Serabut otot memiliki kemampuan untuk menegang melebihi
panjang otot saat rileks.
 Elastisitas. Serabut otot dapat kembali ke ukuran semula setelah berkontraksi
atau meregang. Teks Laporan Hasil Observasi


Comments are closed.