Call Us:+1-888-888-888

Cara menyebabkan pupuk bokashi

Home  /  Budidaya  /  Cara menyebabkan pupuk bokashi

21.Sep, 2018 Comments Off on Cara menyebabkan pupuk bokashi Budidaya

Cara menyebabkan pupuk bokashi

Cara menyebabkan pupuk bokashi

Bokashi dipopulerkan pertamakali di Jepang sebagai pupuk organik yang bisa dibuat dengan cepat dan efektif. Terminologi bokashi diambil alih dari istilah bahasa Jepang yang bermakna pergantian secara bertahap. Sedangkan EM4 merupakan type mikroorganisme dekomposer untuk menyebabkan pupuk bokashi. EM4 dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Jepang.

Cara menyebabkan pupuk bokashi

Proses pembuatan pupuk bokashi relatif lebih cepat dari pengomposan konvensional. Bokashi sudah siap dijadikan pupuk didalam tempo 1-14 hari sejak dibuat, bergantung dari bahan baku dan metode yang digunakan. Membuat bokashi amat mudah, bisa dilaksanakan didalam skala rumah tangga maupun skala pertanian yang lebih besar. Berikut ini kita jelaskan tahap-tahapnya.

Menyiapkan mikroorganisme dekomposer (EM4)
Hal pertama yang harus dilaksanakan untuk menyebabkan pupuk bokashi adalah buat persiapan mikroorganisme dekomposernya. Salah satu dekomposer bokashi yang paling tenar adalah EM4. Larutan EM4 terdiri dari mikroorganisme yang diisolasi secara khusus untuk menguraikan sampah organik dengan cepat. Mikroorganisme yang terkandung didalam EM4 terdiri dari bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp), Actinomycetes dan ragi.

EM4 dijual dipasaran didalam bentuk cairan kental yang sudah dikemas didalam berbagai ukuran. Untuk menyebabkan dekomposer bokashi, kita cukup mengencerkan cairan berikut dan mencampurkannya dengan bahan baku bokashi. Selain membelinya, kita juga bisa menyebabkan cairan mikroorganisme efektif (EM) sendiri. Berikut langkah-langkahnya:

Siapkan bahan-bahan berikut: pepaya dan kulitnya 0,5 kg, pisang dan kulitnya 0,5 kg, nenas dan kulitnya 0,5 kg, kacang panjang fresh 0,25 kg, sayuran hijau (kangkung/bayam) 0,25 kg, gula pasir 1kg dan ragi tape 5 butir.
Campur pepaya, nenas, pisang, kacang panjang dan sayuran dan lumatkan bahan-bahan berikut dengan blender.
Masukkan bahan-bahan yang sudah dilumat kedalam ember yang tersedia penutupnya. Lalu tambahkan 1 liter air, gula pasir dan ragi tape. Aduk perlahan hingga merata. Kemudian tutup ember dengan rapat, diamkan selama 7 hari.
Setelah tujuh hari akan terbentuk cairan berwarna coklat gelap. Saring cairan tersebut, air hasil saringan merupakan larutan efektif mikroorganisme (EM) yang bisa dijadikan dekomposer pupuk bokashi. Simpan cairan didalam wadah/botol. Larutan EM bisa dipakai hingga 6 bulan, sedangkan ampasnya bisa digunakan sebagai kompos.
Membuat pupuk bokashi skala pertanian (1 ton)
Pupuk bokashi bisa dibuat dari hijauan sisa panen dan limbah peternakan. Waktu yang dibutuhkan untuk menyebabkan bokashi skala besar dan skala kecil mirip saja, yang membedakannya adalah volume bahan bakunya. Berikut tahapan menyebabkan bokashi untuk pemakaian pertanian:

Siapkan bahan-bahan berikut: 200 kg jerami atau sisa hijauan, 600 kg kotoran ternak yang sudah kering, 50 kg serbuk gergaji/dedak, 50 kg arang sekam, 100 kg humus (top soil, berasal dari tanah hutan lebih baik), 1 liter larutan dekomposer (EM4) dan 1 kg gula pasir.
Pilih area fermentasi yang terlindung dari air hujan dan sengatan matahari langsung. Buat lubang berbentuk persegi panjang di atas tanah berikut dengan lebar 1 meter, panjang 2 meter dan didalam 30-50 cm, atau menyesuaikan ukuran lubang dengan banyaknya bahan baku.
Cacah jerami atau hijauan kecil-kecil, campuran bahan-bahan organik yang sudah disiapkan, aduk hingga merata dengan cangkul atau sekop. Bila harus (misalnya tanah Anda asam), tambahkan abu (Mg) dan kapur pertanian (Ca) untuk memperkaya takaran hara pupuk bokashi yang dihasilkan.
Encerkan larutan EM4, ambil 1 liter larutan campurkan dengan 200 liter air bersih dan 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan pada campuran bahan baku sambil diaduk. Atur kelembaban hingga meraih 30-40%. Untuk memperkirakan tingkat kelembaban, kepalkan campuran hingga bisa menggumpal tetapi tidak hingga mengeluarkan air. Apabila kelembabannya kurang, tambahkan air secukupnya.
Tutup rapat lubang fermentasi dengan plastik atau terpal, diamkan hingga 7-14 hari. Perlu diingat, kontrol suhu fermentasi hingga maksimal 45oC. Apabila melebihi suhu tersebut, aduk dengan cangkul agar suhunya turun.
Setelah 14 hari, biasanya pupuk bokashi sudah terbentuk dan bisa diaplikasikan langsung.

Membuat pupuk bokashi skala rumah tangga
Pupuk bokashi bisa dibuat didalam skala rumah tangga dengan menggunakan limbah dapur atau sisa makanan. Bokashi dari hasil daur kembali sampah bisa digunakan untuk memupuk tanaman pekarangan. Penggunaannya mirip dengan pemakaian pupuk organik yang dijual dipasaran. Berikut tahapan membuatnya:

Siapkan bahan-bahan berikut: sisa sayuran, buah-buahan, sisa makanan (nasi, roti, dll), tulang ikan, tulang ayam, 5 kg dedak/serbuk gergaji, 5 kg arang sekam, 10 ml EM4 dan dua sendok gula pasir.
Siapkan satu tong plastik ukuran 200 liter. Buat lubang bagian bawahnya untuk mengeluarkan cairan hasil pengomposan. Cairan ini berfaedah sebagai pupuk organik cair.
Potong atau rajang material organik menjadi potongan kecil, campurkan dengan dedak/serbuk gergaji dan arang sekam.
Encerkan 10 ml larutan EM4 dengan 1 liter air, tambahkan dua sendok gula pasir. Kemudian siramkan pada campuran bahan baku tadi.
Tutup rapat tong plastik, andaikan suhu melebihi 45oC. Abila warna dan teksturnya sudah seperti tanah, itu menandakan pupuk bokashi sudah terbentuk. Prosesnya kurang lebih 5-7 hari.


Comments are closed.